Dear Investor Hati

Perhatikan lagi username, foto profil, dan gaya bahasa yang digunakan. Biasanya, akun layanan pelanggan resmi akan mengarahkan pelapor ke pesan langsung untuk proses aduan atau menghubungi layanan call heart. KOMPAS.com – Pelaku kejahatan siber selalu menemukan celah baru untuk menjebak korban. Kali ini muncul modus baru, yakni menggunakan akun Twitter layanan pelanggan abal-abal. Agar kamu terhindar dari modus peniupan COD, jangan lupa untuk cek nomor telepon yang tercantum pada paket tersebut.

Oleh karena itu, pastikan tidak ada nomor telephone, nomor kartu ATM, maupun informasi Pribadi lainnya terkait knowledge keuangan/perbankan yang disebarkan melalui media social . Biasanya, penipu membuat akun yang sangat mirip dengan akun aduan resmi untuk mengecoh calon korban. Di Twitter misalnya, akun abal-abal itu akan mencari twit berisi keluhan, kemudian merespons twit tersebut dan menyamar sebagai akun lembaga resmi.

Saat ini media sosial sudah menjadi media yang hampir dimiliki semua orang. Setiap individu dapat mempublikasikan apapun melalui media sosial misalnya pekerjaan, lokasi tinggal, hobi, foto-foto keluarga dan sebagainya. Namun perlu diingat bahwa kamu perlu menjaga data-data pribadi tersebut misalnya alamat tempat tinggal, nomor HP, alamat kantor dan sebagainya agar data-data maupun informasi tersebut tidak disalahgunakan untuk penipuan.

Jika kami meminta Anda untuk memberikan informasi pribadi untuk mematuhi persyaratan hukum atau untuk memenuhi kontrak dengan Anda, kami akan menjelaskan hal ini saat pengumpulan informasi. Kami juga akan memberitahu Anda apakah persyaratan untuk informasi tersebut wajib dan menjelaskan segala konsekuensi kepada Anda jika Anda tidak memberikan informasi. Dasar hukum kami untuk mengumpulkan dan menggunakan informasi pribadi akan tergantung pada informasi pribadi yang bersangkutan dan konteks spesifik pengumpulan informasi. Berinteraksi dengan situs XL Axiata, seperti mengirimkan formulir aplikasi, mengisi formulir survei, menggunakan layanan online.

Para penipu menggunakan username akun yang sangat mirip dengan akun resmi dari lembaga yang ditirunya. Bukan hanya nama, melainkan foto profil dan gaya bahasa juga dibuat semirip mungkin agar korban terjebak, ada baiknya mencermati dulu akun yang akan dikirimkan aduan, baik via sebutan atau pesan langsung . Mengunakan jasa pihak ketiga sangat direkomendasikan apabila tidak memungkinkan terjadinya COD.

menghindari penipuan

Tak hanya penipuan dalam jual beli barang, penipuanonline untuk membobol rekening pun sudah banyak terjadi dengan berbagai modus. Namun tidak sedikit oknum pebisnis online yang menggunakan copywriting untuk menjerat mangsanya. Maka dari itu, sebelum Anda percaya pada copywriting iklan, cobalah untuk mencari evaluate produk tersebut terlebih dulu dan pastikan Anda tidak sedang ditipu oleh penjual on-line. Alamat e mail atau nomor telepon pengirim tidak sesuai dengan nama perusahaan yang disebutkan. Masifnya perkembangan belanja online juga menyebabkan perubahan gaya hidup konsumen.